4 Istilah Ekonomi yang Wajib Anda Ketahui

sistem ekonomi IndonesiaSaat membaca artikel atau mendengar berita mengenai perekonomian, Anda pasti sering mendengar istilah ekonomi yang sedikit asing di telinga Anda. Atau, Anda paham mengenai istilah tersebut tetapi tidak mampu menjelaskannya secara rinci kepada orang lain. Untuk menambah wawasan Anda, di artikel ini akan menjelaskan beberapa istilah ekonomi yang umumnya dipakai untuk menjelaskan suatu keadaan. Yuk, segera simak artikel di bawah ini.

Pendapat Perkapita (Gross Domestic Product)

Istilah ekonomi pertama yang biasanya sering disebutkan ialah pendapat perkapita atau gross domestic product. Pendapatan ini dihitung berdasarkan penghasilan rata-rata penduduk suatu negara. Bila jumlahnya tinggi, maka dapat dipastikan bahwa negara tersebut masuk ke dalam daftar negara maju dan makmur. Namun sebaliknya, jika angkanya rendah, maka negara tersebut masuk ke dalam kategori negara miskin atau bahkan mengalami kebangkrutan. Jika ingin membuat pendapatan ini tinggi, maka sebuah negara harus meningkatkan jumlah pendapatan nasional.

Utang Negara (Sovereign Debt)

Kata utang sepertinya sudah tidak asing di telinga Anda, benar? Ketika orang lain meminjam uang Anda atau meminjam barang Anda bisa juga disebut sebagai utang. Namun, apa sebenarnya arti dari istilah ekonomi utang negara? Istilah perekonomian ini bisa diartikan sebagai utang yang dijamin pemerintah, atau istilah lainnya adalah utang luar negeri. Di mana biasanya sebuah negara meminjam dana dari negara lain demi berjalannya perekonomian negerinya. Untuk melunasinya, pemerintah akan menerbitkan obligasi dan menjualnya kepada investor asing. Dengan begitu, negara akan mendapatkan uang untuk melunasi utang tersebut.

Inflasi (Inflation)

Pernahkah Anda merasakan ketika harga bahan bakar naik, maka akan dibarengi dengan kenaikan harga sembako di pasar, seperti harga makanan di rumah makan, hingga ongkos angkutan umum? Jika iya, maka Anda telah merasakan apa itu inflasi. Secara teori, inflasi adalah indikator terhadap kenaikan harga secara terus menerus dan saling memperngaruhi satu sama lain. Istilah ekonomi ini juga sering dipakai sebagai penggambaran akan banyaknya uang yang beredar dipasaran, sehingga menyebabkan turunnya nilai mata uang.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *